Loading...

Gak Cuma 'Selfie', Ini Alasan Jadi Rooftopper!

Gak Cuma ‘Selfie’, Ini Alasan Jadi Rooftopper!

Wah pasti sudah gak asing lagi sama aktivitas yang satu ini ya Bro? Sebuah kegiatan mencari ‘rooftop’ gedung-gedung pencakar langit yang digandrungi oleh para adrenaline junkie. Nah kebetulan Om Bro menemukan salah seorang Brothers yang suka menaiki atap gedung pencakar langit di Jakarta. Mau tau gak sih alasannya?

Tak hanya ramai di kota-kota besar dunia seperti Hongkong, Toronto, Shanghai, Bangkok, kegiatan rooftopper yang dilakukan para adrenaline junkie juga sudah masuk ke Indonesia. Yang membuat Om Bro kaget, ternyata kegiatan ini sudah banyak diikuti orang-orang. Pasti banyak juga orang yang bertanya-tanya “Kok mau sih merelakan nyawa demi sebuah foto selfie di atas gedung tinggi?”. Well.. Tapi ternyata, melakukan rooftopping gak semata-mata untuk memamerkan foto selfie di atas pemandangan kota yang spektakuler. Brothers kita yang satu ini punya alasan tersendiri di balik kegiatan rooftopping yang sering dia lakukan.

Bagas Anindito Satriadi adalah seorang karyawan swasta di Jakarta yang memang senang dengan kegiatan yang memacu adrenalin. Lewat sebuah obrolan singkat, Bagas menuturkan alasannya melakukan kegiatan rooftopping tersebut. Ini dia katanya, Bro!

Awalnya karena banyak orang yang tinggal di Jakarta selalu mengeluh tentang Jakarta. Mulai dari macet, polusi, kotor, dll. Nah dari situ saya yakin kalau Jakarta juga pasti punya keindahan. Setelah cari referensi akhirnya ketemu foto rooftop dari para rooftopper di luar negeri seperti Hongkong & Rusia. Lalu saya coba untuk foto rooftop di Jakarta dan ternyata memang Jakarta punya keindahan salah satunya kalau dilihat dari atas rooftop.” jelas Bagas.

 

“Jadi konsepnya mau berbagi sudut pandang lain tentang jakarta biar kita yang tinggal di jakarta lebih mencintai kota ini.” tambahnya.

Lewat akun Instagram-nya di @bagassatriadi, #BrodoGentlemen yang satu ini memamerkan kecantikan ibukota, tak hanya pada siang hari tetapi juga pada malam hari. Nah.. tuh dengerin kata bro Bagas tadi. Jangan cuma bisa ngeluh macet, macet, dan macet, di Jakarta. Coba aja nikmati setiap sudut kota Jakarta, mungkin gak mesti menaiki puncak gedung-gedung pencakar langit, tapi juga bisa jalan-jalan di kota Jakarta dan mengenal sejarahnya yang unik.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 + 20 =