Loading...

Karena Gentlemen Berbicara tentang Proses, Bukan Hasil

Karena Gentlemen Berbicara tentang Proses, Bukan Hasil

“Dia adalah seorang perempuan yang saya kenal di Tahun 2006 lalu. Cantik, menarik, dan sudah bisa membiayai kuliahnya sendiri melalui usaha pribadi. Saya yakin tidak hanya saya, tapi semua laki-laki pasti mengidamkan sosok wanita sepertinya.  Mendapatkan dia menjadi motivasi utama saya untuk sukses. Apa yang mau dibanggakan kalau saya sendiri masih dibiayai? Pikir saya saat itu. Dari berjualan kaos, jaga toko, jual-beli followers, hingga menjadi tukang parkir sudah saya lalui. Semua saya lakukan untuk menjadi orang yang mapan dan layak untuk dia.

Saya mencoba merintis produk saya sendiri, sebuah brand kaos yang saya kerjakan setiap malam setelah saya pulang dari pekerjaan utama saya. Tahun demi tahun berlalu. Saya sudah cukup mapan dengan bisnis yang saya bangun dengan susah payah tersebut. Saya mulai memberanikan diri untuk mengajak dia keluar, Di saat itu juga saya mendapat kabar bahwa dia akan menikah.

Sakit rasanya. Memang. Ketika itu saya merasa semua usaha saya sia-sia. Sebagai seorang teman akhirnya saya memutuskan untuk tetap menghadiri pernikahannya. Melepasnya membuat saya sadar bahwa saya bukan lagi orang yang sama. Keadaan saya jauh lebih baik dibandingkan dulu ketika saya memutuskan untuk mulai berusaha. Ya, saya berhasil menjadi orang yang mapan seperti apa yang saya rencanakan.

Mungkin ini yang mereka bilang bahwa hasil tidak akan mengkhianati proses. Walaupun terkadang hasilnya gak selalu sama dengan apa yang kita harapkan, tapi saya bersyukur telah menikmati prosesnya.”

 

“She was the girl that i met back in 2006. Attractive, beautiful, and she could afford her own college fee by herself. I believed, not only me, but every sane guy would fall for a girl like her. To get close to her was my biggest motivation to succeed. What could i be proud of if i am still relying on my family to live? I thought a lot about that. From selling clothers, being a cashier, selling social media followers, and being an unofficial parking officer, i tried them all.

I started to develop my own clothes brand, a small enterprise that i was working on every late night after my primary job. Years passed, i eventually gain enough money from my business. I finally encourage myself to meet and to ask her out. It was at that time i know that she is marrying another man.

It hurts. Indeed. I felt completely lost and everything i have worked on is nothing but a complete vain. As her friend, i decided to go to her wedding. Letting her go make me realize, that i am not the same guy anymore. I am a lot better than i was when i decided to start this business. I manged to succeed like what i planned.

Maybe this is what they say that effort won’t betray you, it only pays.  Although sometimes it’s not what you really want, but i’m grateful to enjoy the process.”

Gentlemen Journey Quiz Winner: Muizzee (@muizzee)

Comments