Loading...

3 Jenis Konstruksi Sepatu Yang Brothers Mesti Tahu

3 Jenis Konstruksi Sepatu Yang Brothers Mesti Tahu

Faktor terpenting yang mempengaruhi harga dan masa sebuah sepatu adalah pada konstruksinya. Apakah Brothers tau apa itu konstruksi sepatu? Kalau iya, apa Brothers sudah tau apa saja jenis konstruksi sepatu?

Sebelum memulainya, Om Bro mau nanya, apakah Brothers pernah bertanya-tanya apa sih bedanya sepatu seharga Rp 300.000 sama yang Rp 3.000.000? Tentunya kualitas dari kulit dan nama brand, ada satu faktor yang membedakan sebuah kualitas, yaitu konstruksi.

Konstruksi sepatu di sini maksudnya adalah sebuah metode di mana sol sepatu disatukan dengan bagian atas atau upper-nya. Oke Bro, biar kita sama-sama tahu, Om Bro mau paparkan dulu bagian-bagian dari sepatu yang biasa Om Bro omongin.

Upper: Bagian ini biasanya dibuat dari kanvas atau kulit, bagian yang mana merupakan bagian yang secara keseluruhan menutupi kaki bagian atas. Meskipun bagian upper bisa dibagi lagi menjadi beberapa anatomi seperti vamp, heel, eyelet, dll, tapi kayaknya kita gunakan kata upper aja dulu ya buat menggambarkan bagian atas sepatu yang menutupi hampir seluruh kaki.

Insole: Bagian yang satu ini terletak di dalam sepatu, tepatnya bagian injakan kaki. Pada kebanyakan sepatu, insole bisa dilepas dan diganti.

Outsole: Ini bagian bawah sepatu yang mana menjadi tulang punggung dalam melindungi telapak kaki Brothers. Atau sering juga disebut sol sepatu.

Nah setelah tahu tiga bagian penting yang akan sering Om Bro omongin ini, yuk kita beranjak ke apa saja jenis konstruksi sepatu.

Cementing

BRD_8362

Metode ini merupakan metode termurah, tercepat, dan paling umum untuk menyatukan sol pada sepatu. Ketika bagian upper sudah selesai didesain dan dikerjakan, maka pengerjaan dengan metode ini adalah dengan menyatukan sol dengan lem dan tanpa jahitan.

+ Metode ini sangat murah, cepat, dan membuat harga sepatu jadi lebih bersaing dibanding sepasang sepatu yang dijahit. Metode ini juga menjadi metode yang cocok untuk sepatu kasual dengan sol berkaret. Metode cementing bisa menjadi metode yang baik untuk sepatu sneakers, chukka, dan beragam sepatu ber-sol karet.

Meskipun murah dan pengerjaannya cepat, metode ini pasti memengaruhi masa pakai dari sebuah sepatu. Dengan metode ini, Brothers gak bisa melakukan resoling. Di saat upper dan outsole-nya mulai terpisah, maka sepatu lebih baik untuk ditinggalin ketimbang dibenerin.

uno brown

Sepatu-sepatu dengan konstruksi cementing di Brodo:

Blake Welting

ADB_5694

Di antara dua metode jahit sepatu, blake merupakan metode paling simpel dan paling umum. Merupakan sebuah revolusi industrial karena penjahitan diselesaikan dari sisi dalam sepatu.

+ Berhubung metode ini lebih simpel ketimbang goodyear welted, makanya sepatu dengan metode ini lebih murah dari sepatu goodyear welted. Dengan metode ini, sepatu jadi memungkinkan untuk di-resoling saat outsole-nya rusak. Berhubung sole dengan blake stitches memiliki lapisan yang lebih sedikit dari pada goodyear welted, makanya sepatu dengan sole ini lebih fleksibel.

Meskipun sepatu blake welting bisa di-resole, tapi dia membutuhkan mesin tertentu untuk melakukannya, Bro. Makanya sepatu dengan metode ini agak lebih sulit dan kadang lebih mahal untuk di-resole ketimbang goodyear welt. Meski sedikitnya lapisan membuat sole lebih fleksibel, hal ini juga membuatnya tidak terlalu tahan air. Air akan mudah masuk melalui sole dan bisa membanjiri sepatu.

DSC_2413 ok

Sepatu-sepatu dengan konstruksi Blake Welted di Brodo:

Goodyear Welting

BRD_4724

Teknik ini merupakan yang tertua, sangat intensif, dan tentunya paling tahan lama dari ketiga teknik konstruksi sepatu. Teknik ini bisa dikerjakan dengan mesin atau tangan serta beberapa langkah.

Biar lebih jelas, tonton aja video pembuatan sepatu Brodo Legacy dengan teknik goodyear welted ini:

+ Penjahitan dua lapis membuatnya sangat mudah untuk melakukan resole. Sebab bagian solnya menjadi jeda antara insole dan outsolenya, menghilangkan sole lama dan menempelkannya dengan yang baru bisa dilakukan dengan bantuan mesin atau tangan dan tanpa perlu mesin spesifik. Lapisan ekstra membuat sepatu ini menjadi lebih anti kemasukan air.

Karena tambahan material dan dibutuhkan tenaga kerja, sepatu goodyear welted menjadi lebih mahal.

Sepatu dengan konstruksi goodyear welted di Brodo:

Sebenarnya tak satupun dari metode ini lebih unggul dari yang lainnya, semuanya tentu memiliki tujuan atau alasannya tersendiri. Kebanyakan pria pastinya membutuhkan satu atau dua pasang sepatu formal/dress shoes klasik dengan goodyear welted. Selain itu, ada baiknya juga seorang pria punya sepatu penunjang dengan desain lebih stylish dengan konstruksi blake welted. Dan terakhir, untuk pria yang suka fleksibilitas dan tampil kasual, memiliki beberapa pasang sepatu dengan sol cementing juga menjadi hal wajib.

Jadi sudah tahu kan apa saja konstruksi sepatu itu? Semuanya punya perbedaannya masing-masing. Tinggal Brothers lebih membutuhkan yang mana. Uhumm.. baiknya sih punya semuanya, Bro!

Summary
Article Name
3 Jenis Konstruksi Sepatu
Description
Faktor terpenting yang mempengaruhi harga dan masa sebuah sepatu adalah pada konstruksinya. Apakah Brothers tau apa itu konstruksi sepatu?
Author
Publisher Name
Brodo Indonesia
Publisher Logo

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eleven − ten =